Badai Cedera AC Milan Makin Gawat Badai cedera di skuad AC Milan makin gawat. Dari 26 pemain, hanya 9 personel yang selamat dan belum pernah mengalami gangguan fisik sejauh ini. Korban cedera terbaru di AC Milan adalah Malick Thiaw. Pemain bertahan asal Jerman itu mengalami masalah hamstring ketika Rossoneri di hajar Dortmund 1-3 pada duel Liga Champions di San Siro, Selasa (28/11/2023). Thiaw terpaksa meninggalkan stadion dengan memakai kruk. Hasil tes awal dengan pemindaian menunjukkan adanya luka serius pada biseps femoris di paha kirinya. Cedera jenis ini tergolong akut dan membutuhkan waktu pemulihan tidak sebentar. Thiaw di perkirakan bakal absen beberapa pekan dan baru bisa sembuh setelah pergantian tahun. Tumbangnya sang defender merupakan masalah cedera ke-25 yang di alami AC Milan musim ini. Bagaimana pelatih Stefano Pioli tidak pusing, dari 26 personel di skuad, hanya 9 orang yang sehat walafiat alias benar-benar bugar dan belum pernah di hajar cedera. Badai Cedera AC Milan Makin Gawat Mereka ialah Olivier Giroud, Tijjani Reijnders, Fikayo Tomori, Yunus Musah, Yacine Adli, Tommaso Pobega, Luka Romero, Alessandro Florenzi, dan kiper ketiga, Antonio Mirante. Sementara itu, personel yang lain bergantian keluar-masuk ruang perawatan. Sebanyak 17 pemain sudah pernah cedera dan telah di nyatakan pulih ataupun masih menjalani masa pemulihan sekarang ini. Jelang duel lanjutan Liga Italia melawan Frosinone, Sabtu (2/12/2023), masih ada 9 pemain yang absen. Selain Thiaw, para pasien tersebut adalah Simon Kjaer, Marco Pellegrino, Pierre Kalulu, Mattia Caldara, Rafael Leao, Ismael Bennacer, Noah Okafor dan Marco Sportiello Hantaman badai cedera di akui sangat berdampak terhadap kinerja AC Milan keseluruhan awal musim ini. Karena minimnya stok, Pioli di yakini tidak bisa maksimal mempertahankan materi terbaik. Efeknya, Rossoneri tertinggal dari Inter dan Juventus dalam persaingan di jalur scudetto Liga Italia. Apalagi di Liga Champions, Milan berada di ujung tanduk karena menghuni dasar klasemen dan terancam gugur dari kompetisi Eropa. Seruan yang menuntut pemecatan Pioli sudah mengemuka luas. Namun, pelatih pemenang scudetto 2021-2022 itu punya alibi untuk dipertahankan karena hantaman cedera hebat yang menyebabkan skuadnya oleng “Pioli telah melakukan pekerjaan luar biasa. Ada momen kesulitan, tapi kali ini bertepatan dengan fakta terlalu banyak cedera yang di alami para pemain kunci,” ujar eks pemain Milan, Stefano Eranio. “Keputusan tepat untuk tetap maju bersama Pioli.” “Kita berharap momen buruk ini berlalu dan tim memulai lagi dari awal,” ujar winger timnas Italia era 1990-an kepada Tuttomercatoweb. Navigasi pos Piala Dunia U-17 2023 – Blak-blakan, Junior Lionel Messi Bongkar Penyebab Argentina Dibantai Mali di Stadio Manahan Klaim Erik ten Hag: Andre Onana Kiper Terbaik ke-2 di Premier League!